Rabu, 13 April 2011

partisipasi politik ( tugas 4)

Partisifasi politik adalah keterlibatan individu sampai pada bermacam-macam tingkatan di dalam sistem politik.
Partisipasi politik ditinjau dari 4 sudut pandang:
1.Apa yang disebut partisifasi politik
2.Berapa luas fartisifasi politik tersebut
3.Siapakah yang berfartisifasi.
4.Mengapa mereka berfartisifasi.

Bentuk partisipasi politik (hierarki parpol)
Dari partisipasi rendah sampai tinggi sprti berikut ini:
1.Apathi total
2.Voting ( pemberian suara)
3.Disakusi politik informal minat umum
4.Rapat umum, demonstrasi
5.Keanggotaan pasif organisasi semu politik
6.Keanggotaan aktif organisasi semu politik
7.Keanggotaan pasif suatu organisasi politik
8.Keanggotaan aktif suatu organisasi politik
9.Mencari jabatan politik atau administratif
10.Menduduki jabatan politik atau administratif

Perbedaan bentuk partisifasi diatas di dasarkan pada besar kecilnya resiko yang harus di tanggung ! partisifasi pada suatu tingkatan hierarki tidak merupakan prasayarat bagi partisifasi pada suatu tingkatan yang lebih tinggi.
Partisipasi penuh dan tanggung jawab dari rakyat itu tidak bisa berlangsung secara otomatis hal ini disebabkan oleh:
1.Terlalu kompleknya susunan masyarakat modern dengan dimensi- dimensi sosial dan politiok yang saling melibat , dan sulit difahami oleh orang awam, shingga orng tidak tahu bagimana cara berpartisifasi di medan politik.
2.Orang merasa tidak berdaya secara fisik maupun idioliogis untukn memahami, terlebih lagi untuk ikut mempengaruhi kejadian – kejadian sosial dan politik
3.Orang awam dan rakyat lebih banyak diperlakukan sebagai objek poliytik, konsumen politik dan pengikut politik yang patuh tanpa m,ampu memahami kedudukan pribadinya, fungsi politik, hak dan kewajibannya ditengah struktur-struktur politik.
4.Biaya
5.Nyawa
6.Waktu.

Partisifasi politik memenuhi 4 macam fungsi(robert lane) yaitu:
1.Sebagai sarana untuk mengejar kebutuhan ekonomis
2.Sebagai sarana untuk memuaskan suatu kebutuhan bagi penyesuaian sosial
3.Seabagai sarana Untuk mengejar nilai- nilai khusus
4.Sebagi saran untuk memenuhi kebutuhan bawah sadar dan kebutuhan psikologis tertentu.

Milbrat , mensugestikan bahwa partisifasi politik itu berfariasi berkaitan dengan 4 faktor utama:
1.Sejauh mana orang menerima perangsang politik
2.Karakteristik pribadi seseorang
3.Karakteristik sosial seseorang
4.Keadaan politik atau lingkungan politik dimana seseorang dapat kmenemukan dirinya sendiri.

Kesuliatan dalam meneliti motivasi , tidak menutup usaha untuk menganalisa kemungkinan ada beberapa motif yang bereaksi , Weber mengemukakan 4 motif ;
1.Yang rasional, bernilai, didasarkan atas penerimaan secara rasional akan nilai nilai suatu kelompok
2.Yang akatual ,emosional, didasarkan atas kebencian atau entusiamse terhadp suatu ide, organisasi atau individu.
3.Yang tradisional , didasrkan atas penerimaan norma tingkah laku individu dari suatu kelompok sosial
4.Yang rasional bertujuan didasrkan atas keuntungan pribadi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar